HADIRI APEL SIAGA HHADAPI MUSIM HUJAN, RUSEF : PMI SIAP BANTU MASYARAKAT JAKARTA TERDAMPAK BENCANA

Ketua PMI DKI Jakarta H. Rustam Effendi atau akrab disapa Rusef menghadiri kegiatan Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 di JICT Terminal II Tanjung Periuk, Jakarta Utara pada Rabu 4 November 2020.

Apel dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diikuti oleh 955 personel dari sejumlah unsur, seperti Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta, TNI-Polri, PMI, SAR Jakarta, Baznas, dan para relawan penanggulangan bencana lainnya.

“PMI DKI senantiasa mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terdampak bencana di Jakarta,” ungkap Rusef kepada website resmi PMI DKI Jakarta pmidkijakarta.or.id.

Disampaikannya, selama ini relawan penanggulangan bencana PMI (Satgana) dan relawan tanggap bencana berbasis masyarakat (Sibat) selalu hadir dan tampil terdepan di saat terjadi bencana.

“PMI memiliki respon terdepan, mulai dari evakuasi, menyiapkan bantuan bencana, dapur umum, hingga rekonstruksi kawasan bencana. Relawan PMI telah terlatih bahkan penanganan bencana di masa pandemi, ada Protap yang selalu diterapkan,” jelas Rusef.

Pada kesempatan apel, Rusef didampingi Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Pengurus PMI DKI Jakarta, Edwar Bachtiar; Sekretaris Pengurus PMI DKI Jakarta, Arief Rachman; Bendahara Pengurus PMI DKI Jakarta, Patra K. Dahlan; dan Kepala Markas PMI DKI Jakarta, Muhammad Muchtar.

Sementara pada sambutan apel, Anies menekankan pada tiga hal, yakni, Siaga; yang dalam arti menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menghadapi semua kemungkinan. Lalu, Tanggap; yang bermakna selalu memantau dengan dekat perkembangan cuaca khususnya hujan sehingga dapat merespon dengan cepat apapun kondisinya.

Kemudian, Galang; yang menurut Anies merupakan manifestasi dari kegotongroyongan bangsa dalam menghadapi bencana dengan menghimpun seluruh kekuatan dan saling memanggul bersama amanat yang diembankan. Seluruh kegiatan menjadi tanggung jawab bersama yang dikolaborasikan dengan baik.

Selain tiga hal tersebut, Gubernur DKI juga mengingatkan tentang penerapan protokol kesehatan yang harus menjadi perhatian utama oleh seluruh aparat dan relawan dalam upaya penyelamatan masyarakat terdampak bencana di masa pandemi Covid-19.

“Karena kita dalam suasana pandemi COVID-19, maka perhatikan seluruh protokol kesehatan dalam semua kegiatan kita. Berikan contoh kepada saudara-saudara sebangsa bahwa di Ibu Kota, kita melakukan ikhtiar penyelamatan dengan memperhatikan seluruh protokol kesehatan,” kata Anies.

“Bahkan perahu-perahu yang disiapkan di sini sudah diberi tanda, perahu-perahu untuk mereka yang menjalani isolasi mandiri, mereka yang sedang melakukan isolasi, mereka yang terpapar dibedakan dengan perahu untuk masyarakat yang tidak terpapar,” sambungnya.

“Begitu juga dengan tempat untuk pengungsian bila mereka harus mengungsi. Kapasitasnya ditingkatkan, jaga jaraknya didisiplinkan,” tekan Anies Baswedan.

Penulis : A. Furqon

112

Leave a Reply