HARI PAHLAWAN, MAAHIR SELESAIKAN MISI BERSEPEDA KELILING NUSANTARA

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Maahir Abdullah menyelesaikan misi penjelajahan Nusantara tepat pada Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2020). Ia disambut pengurus PMI di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Maahir telah bersepeda selama dua tahun delapan bulan berkeliling Indonesia untuk menjalankan sejumlah misi kemanusiaan.

Ketua Bidang Organisasi PMI Muhammad Muas menyambut kedatangan Maahir bersama rombongan tepat di hari pahlawan. Menurut Muas, perjalanan tersebut merupakan ikhtiar melanjutkan semangat persatuan seperti yang dilakukan pahlawan.

“Semangatnya yang luar biasa yang buat saya tergugah. Ini tentu aksi kemanusiaan, menyebarkan nilai-nilai Kepalangmerahan dan menyebarkan semangat persatuan. Semoga ini memberikan kekuatan moral kepada teman-teman untuk mengabdi untuk kemanusiaan tanpa batas suku, ras, agama, dan golongan,” kata Muas.

Muas melanjutkan, mahir telah menyebarkan semangat persatuan ke sejumlah komunitas dan masyarakat yang ditemui. Semangat yang diperjuangkan oleh pahlawan, sambung Muas, diteruskan oleh Maahir Abdullah.

Aksi bersepeda Maahir berkeliling Indonesia, kata Muas, patut diapresiasi. Menurutnya, Maahir telah mendermakan waktu, harta dan kepentingan pribadinya untuk kemanusiaan. Selama hampir tiga tahun perjalanannya, Maahir aktif mengampanyekan tujuh prinsip Kepalangmerahan yakni kemanusian, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.

“Dia relawan PMI. Maahir juga anggota Pramuka yang aktif kampanyekan Dasa Dharma, cinta alam ke tiap komunitas dan masyarakat yang ditemui selama perjalanan,” sambung Muas.

Selain itu, Maahir juga aktif mengampanyekan melek literasi. Di beberapa tempat yang disinggahi, ia membuat taman baca. Bermodalkan buku yang dititipkan via pos ke dirinya, bersama komunitas literasi ia membuat taman baca, salah satunya ia buat di kawasan Suku Asmat Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Maahir dihadiahi sepeda baru oleh Muas. Seperti diketahui, secara total, Relawan PMI Jakarta Selatan itu telah bersepeda sejauh 21.926 kilometer melintasi 374 kabupaten/kota di 34 provinsi. Perjalanan yang dimulai sejak Maret 2018 ini juga sampai ke 30 gunung yang 7 di antaranya merupakan puncak tertinggi di Indonesia.

Maahir mengaku banyak mendapat pelajaran selama perjalanan. Ia menyadari keberagamaan Indonesia, bisa langgeng sampai saat ini lantaran semangat persatuan.
“Ada 1001 satu cara memecah-belah bangsa Indonesia. Tapi cukup satu cara untuk menyatukan yaitu mengerti dan memahami,” jelasnya.

Maahir juga berkeinginan mendokumentasikan perjalanannya dalam buku. Buku tersebut, katanya, dibuat bukan hanya bagi masyarakat PMI atau Pramuka, ia ingin buku tersebut bisa dinikmati juga oleh masyarakat umum.

216

Leave a Reply