4/11/2012
Gempa berkekuatan 8,5 SR mengguncang wilayah Sumatera, Rabu (11/4/2012) pada pukul 15.38 WIB. PMI telah kerahkan relawan untuk memantau situasi dan lakukan pendataan dampak gempa di lima provinsi terdampak.
Berdasarkan data dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), pusat gempa bumi terjadi di Barat Daya Meulaboh, Aceh.
Respon bencana gempa bumi, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyatakan, "PMI telah mengerahkan relawan untuk dimobilisasi dan pendataan dampak bencana. PMI juga siapkan logistik bantuan. Siaga dampak bencana ini, dilakukan di lima provinsi terdampak, yaitu Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, dan Lampung."
Berdasarkan data terkini dari Posko Markas Pusat PMI, gempa dirasakan di Aceh (Simeuleu, Meulaboh, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat, Calang, Tenong, LamNo), di Sumatera Barat (Pesisir Selatan, Mentawai), Provinsi SUmatera Utara (Nias, Sibolga), Provinsi Bengkulu (Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan), Provinsi Lampung (Pesisir Lampung Barat). BMKG mengeluarkan pengumuman peringatan dini tsunami pasca gempa dan belum dicabut hingga berita ini dimuat (17.55 WIB). Dilaporkan, warga sempat panik, dan tim PMI telah membantu menenangkan warga di Aceh sekaligus memantau kondisi di pesisir pantai Aceh yang kabarnya air laut pasang pascagempa.
Hingga kini, seluruh personil PMI disiagakan untuk terus memantau kondisi pascagempa. Dikabarkan, gempa susulan masih terjadi.*
(Penulis berita dan editor: Ayu Andini, Biro Humas Markas Pusat PMI. Foto: peta lokasi gempa by google image)
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI, Arifin M. Hadi, Hp. 0811943952.
|