5/11/2012
Berdasarkan laporan terkini langsung dari Posko Cihideung, Bogor, Jumat pagi (11/5/2012), tim relawan PMI yang terdiri dari lebih 120 orang terbagi ke lokasi tebing Gunung Salak, Posko Utama di Cihideung, Pos Ambulans PMI di Cijeruk, di Helipad Cijeruk, dan akan standby di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta.
“Ada lebih dari 120 orang relawan PMI yang dilibatkan dalam operasi respon pencarian korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Bogor. Tim kita ada di semua jalur, mulai dari jarak 5 km dari lokasi kemiringan 85 derajat tebing Gunung Salak, di Posko Utama Cihideung, di 2 km dari Helipad yaitu lokasi utama 20 unit ambulans PMI disiagakan, lalu di Helipad Cijeruk tempat empat unit halikopter PMI siaga. Selanjutnya dalam tahap koordinasi teknis, tim PMI juga akan disiagakan di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta,” tegas Kepala Operasi PMI untuk Respon Korban Pesawat Sukhoi Abidin, langsung dari Posko Utama Cihideung, Bogor, Jumat pagi (11/5/2012).
Sejak Rabu kemarin (9/5/2012), tim relawan PMI dari PMI se-DKI Jakarta dan PMI Provinsi Jawa Barat telah dikerahkan untuk membantu proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan laporan dari Posko Markas Pusat, PMI telah mendistribusikan 100 kantong mayat 20 unit Ambulance masing – masing dengan enam orang kru, enam unit alat komodo (komunikasi multi moda kendali operasi), serta siagakan empat unit helikopter Bolco dan dua unit telpon satelit.
Sebanyak 120 relawan PMI yang dikerahkan berasal dari PMI Kabupaten Bogor, PMI Kota Bogor, PMI Sukabumi, PMI Kota Cimahi, PMI Kota Bandung, dan PMI se-DKI Jakarta.*
(Penulis berita dan editor: Ayu Andini, Biro Humas Markas Pusat PMI. Foto: Ilustrasi ambulans PMI)
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Kapala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI, Arifin Muh. Hadi, Hp 0811943952, Kepala Operasi PMI Untuk Respon Evakuasi Korban di Bogor, Abidin, Hp. 085694543039.
|