3/27/2012
Mulanya, aksi demo turunkan harga BBM di Jakarta, Selasa (27/3/2012) berjalan sejak pagi hingga siang relatif aman terkendali. Namun menginjak sore sekitar pukul 17.00 WIB, dilaporkan langsung bahwa PMI bantu evakuasi 35 orang pendemo ke RSCM, RS. Tarakan, dan RSPAD, pasca bentrok di depan Stasiun Gambir sore ini. PMI kerahkan 5 unit ambulans beserta kru.
“Dari para relawan PMI yang bertugas di lokasi tak jauh dari Stasiun Gambir, disampaikan bahwa level siaga mendadak ditingkatkan ketika kondisi tiba-tiba memanas. Terjadi bentrok di sana. Terjadi aksi lempar batu, bom molotov, dan gas air mata. Korban mulai berjatuhan. PMI membantu mengevakuasi 35 orang pendemo ke RSCM, RS. Tarakan, dan RSPAD. Saat ini kami kerahkan lima unit ambulans beserta kru,” demikian tegas Catur Widiati selaku Staf Bidang Pelayanan Markas PMI DKI Jakarta , melaporkan, Selasa sore ini (27/3/012).
Pada aksi demo turunkan harga BBM hari ini, PMI siagakan 11 unit ambulans beserta relawannya yang tersebar di beberapa lokasi yaitu di Bundaran HI sebanyak 3 unit, di Istana Negara siagakan 3 unit, Depo Pertamina 1 unit, Pos 9 Tanjung Priok 1 unit, RRI 1 unit, Pancoran 1 unit, dan Gedung MPR/DPR Senayan 1 unit.
Sampai saat ini, PMI DKI Jakarta dan seluruh cabangnya, siaga pantau situasi pascademo di Jakarta dan sekitarnya, serta siap menambah pengerahan armada ambulans serta relawannya bila dibutuhkan.*
(Penulis berita: Ayu Andini, Humas Markas Pusat PMI. Foto: Anggun Permana, Humas Markas Pusat PMI. Editor: Ayu Andini)
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Catur Widiati, Staf Bidang Pelayanan PMI DKI Jakarta, Hp. 081808165982 atau Abdurrahman, Staf Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI DKI Jakarta, Hp. 08129944499.
|