|
|
| Pascagempa 8,5 SR: PMI Sebar Informasi Siagakan Masyarakat |
|
Setelah informasi kejadian gempa berkekuatan 8,5 SR diterima di Posko Markas PMI Provinsi Bengkulu kemarin, sekitar 100 relawan PMI disiagakan untuk bertugas menyebarkan informasi lewat radio komunikasi, memantau kondisi di pesisir pantai, dan lakukan pendataan dampak bencana. Kamis siang tadi (12/4/2012) dilaporkan, relawan PMI tetap siaga dan warga sudah kembali tenang.
"Sekitar 100 relawan PMI disiagakan termasuk personil Siaga Bencana Berbasis Masyarakat atau SIBAT. Semua siaga di tujuh kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu, terutama di lokasi-lokasi dekat pesisir pantai. Sejauh ini situasi sudah kembali tenang. Meski kemarin warga sempat panik. Kami sebarkan informasi agar warga tidak panik, dan tetap waspada pascagempa. Info disebar melalui jaringan radio komunikasi," jelas Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bengkulu Joni Saputra, langsung dari Markas PMI Provinsi Bengkulu, Kamis siang (12/4/2012).
Ia menjelaskan, Rabu malam kemarin (11/4/2012), berdasarkan laporan pemantauan relawan PMI Provinsi Bengkulu, pascagempa masyarakat bergerak ke arah 12 titik kumpul aman setelah potensi terjadi tsunami diumumkan.
"Diantaranya, mereka berkumpul di Padang Harapan, Air Sebakul, Simpang Empat Pantai, Tugu, dan Universitas Bengkulu. Ini lokasi aman dan dataran tinggi di Bengkulu. Dari data di lapangan, tidak didapati kerusakan karena gempa kemarin," tambahnya.
Hingga kini, para relawan PMI di Provinsi Bengkulu masih terus disiagakan.*
(Penulis berita dan editor: Ayu Andini, Biro Humas Markas Pusat PMI. Foto: Google Image)
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bengkulu, Joni Saputra, Hp. 08127895644.
|
|
|
|
|