Pascagempa 8,5 SR di wilayah Sumatera kemarin, PMI Kabupaten Agam secepatnya kerahkan 19 orang relawan, membantu evakuasi warga yang tinggal di pesisir pantai di Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
"Pascagempa, tim relawan dari PMI Kabupaten Agam langsung dimobilisasi untuk memantau kondisi pascagempa, menenangkan warga, dan membantu evakuasi warga di wilayah Pasie Paneh dan pesisir Pantai Tiku di Kcamatan Tanjung Mutiara. Kami juga memobilisasi satu unit ambulans PMI dan satu unit mobil operasional PMI untuk evakuasi di wilayah pesisir Pantai Tiku," demikian laporan diterima langsung dari Kepala Markas PMI Kabupaten Agam Hendro Pramono, Kamis (12/4/2012).
Dalam catatan laporannya, disampaikan juga bahwa sejumlah 19 orang relawan PMI yang dikerahkan terdiri dari personil Satuan Penanggulangan Bencana (SATGANA), anggota Korps Suka Rela (KSR), personil Tenaga Suka Rela (TSR), dan puluhan anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) dari Pasia Paneh dan Malalak.
"Kami membantu warga untuk dievakuasi ke wilayah yang lebih tinggi terkait peringatan potensi tsunami dari pemerintah kemarin malam. Lokasinya ke Cacang Tinggi, Sungai Nibung, dan ke Desa Labuhan ada beberapa bukit yaitu Bukik Batu Apuang, Bukit masang, Bukit Antok, dan Bukit Panji," tegasnya.
Kebanyakan warga yang dievakuasi adalah kaum perempuan, anak-anak, orangtua, dan warga yang sakit. Berdasarkan data sementara yang diperoleh, tadi malam ada sekitar 8.000 jiwa yang dibantu dievakuasi ke lokasi aman.*
(Penulis berita dan editor: Ayu Andini, Biro Humas Markas Pusat PMI. Foto: Habibi habib, Relawan Bidang HUmas PMI Kabupaten Agam)
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Relawan Bidang Humas PMI Kabupaten Agam, Habibi Habib, Hp. 082179102332.
|