Menyikapi hal ini, sejak terjadinya bencana hingga Minggu (29/7) PMI Provinsi Sumatera Barat dan PMI Kota Padang telah mendistribusikan bantuan kepada para korban berupa 94 paket family kit, 146 buah selimut, 22 koli pakaian, dan 10 paket family tent. Bantuan ini didistribusikan di 3 kecamatan (Ulu Gadut, Pauh, dan Lubuk Kilangan) dan 7 kelurahan (Limau Manis Selatan, Lambung Bukit, Padang Besi, Baringin, Bandar Buat, Koto Lalang, dan Indarung) yang terdata parah terkena dampak bencana.
Selain bantuan barang, PMI juga mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga. Akibat diterjang banjir bandang, pipa induk PDAM Kota Padang mengalami rusak berat sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 5.000 liter air bersih telah didistribusikan PMI bersama PDAM di Kecamatan Pauh, Kelurahan Lambung Bukik, 5.000 liter air bersih di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kelurahan Indarung, dan 2.500 liter air di Kecamatan Kuranji, Kelurahan Kuranji.
Kepala Markas PMI Provinsi Sumatera Barat Hidayatul Irwan menegaskan, operasi tanggap darurat PMI masih terus dilakukan, mengingat masih belum normalnya kondisi di lokasi bencana. Para relawan PMI juga masih terus mencatat data bantuan yang diperlukan para korban. Dalam memberikan bantuan, PMI mengutamakan memberikan bantuan yang paling dibutuhkan warga dan diperuntukkan bagi masyarakat yang paling parah terkena dampak banjir bandang.
Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Antoni Kartika, Kepala Markas PMI Provinsi Sumbar, Hp. 0812 6615 008 atau 0853 7424 5242. Kontak Media: Eko Suhadi, Staf Humas PMI Provinsi Sumatera Barat, Hp. 0813 6303 2128
Download
|