Menu

 

A Member Of 

Kursi Roda Untuk Sulman Featured

“Syukurlah sekarang adik saya jadi bisa bermain bersama temannya meski hanya bisa duduk di kursi roda,” ujar Yasin (52) warga desa Gangga, Lombok Utara, yang sangat bersyukur atas bantuan kursi roda dari Palang Merah Indonesia (PMI). Kursi roda tersebut akan dia berikan untuk adiknya yang paling kecil, Sulman (15).

Kala itu, Sulman dan teman-temannya berangkat bersama menuju surau untuk sholat isya berjamaah. Dalam perjalanan, tiba-tiba tanah bergetar kuat. Gempa 7 SR mengguncang Lombok begitu hebatnya. Teriakan meminta tolong hingga puji-pujian mengagungkan sang Maha Kuasa pun menghiasi atmosfer malam 5 Agustus 2018 silam. Semua orang berlarian berhamburan di jalan, termasuk Sulman dengan teman-temannya. Sulman berlari dengan temannya yang bernama Yulian kearah masjid. Namun naas, keduanya malah tertimpa reruntuhan tembok masjid.

“Habis gempa, lampu-lampu padam. Tapi saya memaksakan diri mencari adik saya karena cemas sekali hati ini,”tutur Sulman.

Ia dengan sigap langsung menuju surau tempat adiknya biasa sholat berjamaah. Suasana terasa makin mencekam. Tangisan dan teriakan bak saling sahut menyahut. Hingga akhirnya, sampailah ia di masjid yang dituju.

“Saat itu ramai sekali orang berkerumun. Sayup-sayup terdengan suara tangisan anak kecil. Sepertinya saya mengenali suara tersebut. Saya hampiri kerumunan. Semakin dekat semakin perasaan ini rasanya tuh tak menentu. Ternyata benar rupanya, adik saya tertimpa tembok besar. Langsung saya dan warga dengan alat seadanya bantu mengeluarkan Sulman dan Yulian yang tertimpa,” tutur Yasin dengan nada lirih.

Sungguh malang nasib Sulman. Ia mengalami luka parah dibagian kakinya. Darah terus mengalir deras tak mau berhenti. Yasin pun langsung membawa Sulman ke puskesmas terdekat dengan sepedah motor bersama istri dan anaknya. Setiba disana, ternyata puskesmas pun ramai dipenuhi warga yang juga terluka. Meminta bantuan petugas untuk tangani Sulman pun tak pelak membuahkan hasil. Suasana disana chaos. Semua warga meminta untuk segera ditangani.

“Panik. Hampir putus asa. Tiba-tiba ada Polisi yang menawarkan mobilnya untuk menuju rumah sakit Selong. Tanpa pikir panjang, saya gendong Sulman naik ke mobilnya menuju rumah sakit.” Lanjutnya.

Situasi yang sama juga ditemui di rumah sakit. Tenda-tenda darurat terlihat menghiasi parkiran rumah sakit. Penanganan warga pun dilakukan didalam tenda, termasuk Sulman. Ia mendapatkan jahitan di kepala dan kaki. Serta menjalani operasi untuk kaki dan jari kakinya yang mengalami patah dan pergeseran tulang akibat tertimpa tembok. Seminggu kemudian, Sulman diizinkan pulang dan melakukan rawat jalan.

“Ia hanya bisa berbaring di tempat tidurnya yang berada di tenda pengungsian Batuyang Tengak. Murung terus karena gak bisa main sama teman-teman. Alhamdulillah Sulman sekarang sudah bisa keluar dari tenda pengungsian. Sudah bisa bermain sudah bisa tlihat senyumnya lagi.” Pungkasnya mengakhiri percakapan kami melalui telepon.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96 Jakarta - Indonesia  Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi.or.id,  Laman: www.pmi.or.id

Jumlah Pengunjung

945308