Menu

 

A Member Of 

Pelatihan Eksternal

  • Dilihat: 12925

Keterampilan pertolongan pertama PMI telah dimiliki dan dipraktikkan pada masa sebelum, mempertahankan dan setelah masa kemerdekaan Republik Indonesia. Pertolongan pertama menjadi pelayanan khas Palang Merah di dunia dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaannya. 

Pelatih PMI berkompeten dan mempunyai keterampilan memberikan pelatihan menggunakan metode partisipatif bagi semua kelompok masyarakat. Kompetensi metodologi pelatihan atas tim pelatih juga telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Semua kelompok masyarakat (kalangan pekerja kantor, industri, tenaga pendidik, masyarakat) dapat mengikuti pelatihan dari PMI.

Materi-materi pelatihan yang diberikan PMI di bidang kesehatan dan penanggulangan bencana meliputi: Pelatihan pertolongan pertama, manajemen bencana, asesmen tanggap darurat bencana, distribusi bantuan, promosi kesehatan, upaya pengurangan risiko,Vulneurability Capacity Assessment (VCA), ambulans dan lainnya. Tim pelatih PMI selain berkompetensi dalam hal memberikan pelatihan juga menjadi pelaku pertolongan pertama dan penanggulangan bencana pada setiap kejadian bencana alam, konflik sosial dan wabah penyakit.

Pelatihan yang diberikan PMI bagi masyarakat:

1. Pelatihan First Aid bertujuan membekali pengetahuan dan kemampuan individu dalam teknik-teknik pertolongan pertama.
Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang pertolongan pertama. Tim juga pelaku pertolongan pertama dan memberikan pelayanan kesehatan sebagai tim ambulans.

Materi yang diberikan merujuk pada panduan IFRC di tingkat internasional. Penyesuaian materi dan praktik berdasar asesmen tim pelatih kepada tiap perusahaan nantinya. Pelaku pertolongan pertama dibedakan untuk tingkat dasar, mahir dan lanjutan. Berikut keseluruhan materi yang disampaikan:

- Pengantar pertolongan pertama.

- Anatomi dan fisiologi dasar

- Pengkajian situasi

- Bantuan hidup dasar

- Shock dan perdarahan

- Cidera

- Luka bakar

- Pemindahan dan teknik mengangkat

2. Pelatihan Disaster Management bertujuan memberikan kemampuan dan keterampilan dasar dalam bidang Manajemen Penanggulangan Bencana.

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang penanggulangan bencana baik sebagai pelatih maupun pelaku dalam setiap bencana dan/konflik di wilayah kerja masing-masing maupun di nasional.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan dan masyarakat dengan metode dan media interaktif sehingga tercapai tujuan pembelajaran secara efektif. Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik maka penyampaian keterampilan praktis lebih besar sesuai tema pelatihan. Berikut materi yang disampaikan menggambarkan siklus manajemen bencana:

-  Manajemen Bencana di Indonesia.

-  Dasar Manajemen Penanggulangan Bencana.

-  Tanggap Darurat Bencana.

-  Pemulihan Dampak Bencana.

-  Pengurangan Risiko Bencana

3. Pelatihan Emergency Assessment bertujuan mempersiapkan peserta mampu melaksanakan kegiatan asesmen pada saat tanggap darurat.

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang penanggulangan bencana baik sebagai pelatih maupun pelaku asesmen dalam setiap bencana dan/konflik di wilayah kerja masing-masing maupun di nasional.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan dan masyarakat dengan metode dan media interaktif menjadikan peserta mampu mempraktikkan di situasi bencana sehingga hasil assesmen/kajian menjadi dasar pemberian bantuan sesuai sasaran kepada yang membutuhkan. Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik maka penyampaian keterampilan praktis lebih besar sesuai tema pelatihan. Berikut materi yang disampaikan sehingga asesmen/kajian dampak bencana dapat diimplementasikan:

-  Dasar Asesmen.

-  Proses Asesmen : Langkah sebelum ke lapangan.

-  Proses Asesmen : Langkah saat di lapangan.

-  Proses Asesmen : Langkah setelah dari lapangan.

-  Praktik Asesment

4. Pelatihan Relief Distribution bertujuan mempersiapkan peserta memahami proses distribusi barang bantuan pada saat tanggap darurat bencana. 

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang penanganan bencana baik sebagai pelatih maupun pelaku distribusi dalam setiap bencana dan/konflik di wilayah kerja masing-masing maupun di nasional.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan dan masyarakat dengan metode dan media interaktif menjadikan peserta mampu mempraktikkan di situasi bencana sehingga bantuan tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik maka penyampaian keterampilan praktis lebih besar sesuai tema pelatihan menggunakan kasus distribusi saat darurat. Berikut materi yang disampaikan sehingga peserta dapat mempraktikkan distribusi barang bantuan yang tepat:

-  Prinsip Bantuan Tanggap Darurat Bencana.

-  Jenis-jenis Bantuan.

-  Perencanaan Distribusi.

-  Lay Out Distribusi

5. Pelatihan Disaster Risk Reduction bertujuan mempersiapkan peserta memahami upaya-upayapenguranganrisikobencana. 

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang upaya pengurangan risiko di tingkat nasional maupun internasional. Pelatih PMI juga memberikan pelatihan kepada Palang Merah negara lain mewakili PMI di tingkat internasional dalam Gerakan Palang Merah.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan praktis pihak perusahaan untuk mengenal dan mampun melakukan kegiatan-kegiatan bersama masyarakat dan elemen sekolah sebagai agen perubahan di wilayah domisili masing-masing. Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik sesuai tema pelatihan memampukan peserta untuk dapat melakukan kegiatan serupa di masyarakat. Berikut materi yang akan disampaikan:

-  Upaya pengurangan risiko

-  Participatory Rural Appraisal

-  Media upaya pengurangan risiko

6. Pelatihan Hygiene Promotion in Emergency bertujuan mempersiapkan peserta dapat melakukan upaya-upaya promosi kesehatan di situasi tanggap darurat bencana.

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang kesehatan baik sebagai pelatih maupun pelaku promosi ke masyarakat dalam setiap bencana dan/konflik di wilayah kerja masing-masing maupun di nasional.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan dan masyarakat dengan metode dan media interaktif menjadikan peserta mampu mempraktikkan di situasi bencana sehingga masyarakat yang terkena dampak bencana dapat menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik maka penyampaian keterampilan praktis menggunakan sarana promosi lebih besar sesuai tema pelatihan. Berikut materi yang disampaikan sehingga peserta dapat mempraktikkan upaya-upaya promotif yang tepat:

-  Jenis Bencana dan Kaitan dengan Air dan Sanitasi

-  Jenis Penyakit yang Timbul dari Air dan Sanitasi pada tanggap darurat bencana Perencanaan Distribusi.

-  Promosi Kesehatan (metode dan media promosi kesehatan).

7. Pelatihan Stress Management bertujuan mempersiapkan peserta memahami dan dapat melakukan manajemen stres dalam situasi bencana maupun pada situasi normal.

Tenaga pelatih berasal dari PMI yang berkompeten di bidang kesehatan baik sebagai pelatih maupun pelaku pemberi dukungan sosial ke masyarakat dalam setiap bencana dan/konflik di wilayah kerja masing-masing maupun di nasional.

Materi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan dan masyarakat dengan metode dan bermain peran menjadikan peserta berlatih dalam mengenali dan memahami situasi kelompok yang membutuhkan dukungan di situasi bencana. Pengetahuan dan keterampilan dalam memahami stres membantu peserta secara individu menjadi bagian dukungan bagi yang membutuhkan.

Kombinasi proses pembelajaran materi dan praktik maka penyampaian keterampilan praktis dengan bermain peran akan lebih efektif mencapai tujuan pelatihan. Berikut materi yang disampaikan sehingga peserta dapat memahami stres dan penanganan bagi individu dan kelompok yang membutuhkan:

-  Stres.

-  Manajemen Stres.

-  Relaksasi.

 

Untuk informasi hubungi:

Unit Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)

Markas Pusat

Palang Merah Indonesia

Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 96, 12790, Jakarta

Telp: 021 799 23 25 ext. 420, Fax: 021 799 51 88

Email:Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

Markas Pusat Palang Merah Indonesia

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96,  Jakarta 12790 - Indonesia

Telp. +62 021 7992325 Faks. +62 021 7995188  Email: pmi@pmi.or.id