JADI EPISENTRUM BARU, PMI GALAKKAN OPERASI DI JATIM

Palang Merah Indonesia (PMI) menggalakkan operasi penanggulangan wabah COVID-19 di Provinsi Jawa Timur menyusul kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 di provinsi tersebut. Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said telah menginstruksikan pengiriman bantuan logisitik serta penyiapan personel guna memerangi wabah tersebut di Jatim.

“Mengingat Surabaya, Sidoarjo dan Gresik saat ini adalah episentrum kedua setelah DKI Jakarta, maka PMI Pusat akan mendorong percepatan penanganan COVID-19 di wilayah tersebut dengan memaksimalkan spraying disinfektan dengan menggunakan 7 kendaraan gunner dan 10 kendaraan grand max,” katanya beberapa waktu lalu.

Sudirman menambahkan, PMI Pusat akan mendukung penuh upaya tersebut dengan bantuan logistik dan dana operasional. Adapun PMI wilayah diminta menyokong operasional kendaraan penyemprot grand max.

Selain melibatkan relawan PMI, upaya itu juga akan dibantu TNI, Civitas Akademik Universita Airlangga (Unair) dan Universitas Brawijaya, Gugus Tugas serta Gugus Tugas setempat. Kamp penanganan terpadu akan didirikan di Gudang Logistik PMI Gresik guna memudahkan operasi tersebut.

“Kamp penanganan COVID-19 agar segera didirikan di gudang logistik kami di Gresik dengan mengikuti protokol Kamp PMI Pusat,” imbuh Sudirman.

Operasi penanganan di Jawa Timur ini bakal terkoodinasi dengan Pengurus Pusat setiap hari. Sudirman menyebut, rapat koordinasi akan dilaksakan setiap hari antara Pengurus PMI Propinsi Jawa dan Tim Nasional dan Komite COVID-19 PMI.

Sementara ini, bantuan logistik yang dikirimkan ke Jawa Timur berupa Alat Pelindung Diri (APD) bagi personel serta logistik untuk masyarakat. Staf Logistik PMI Pusat Ilham Huznul merinci bantuan tersebut yakni, jas hujan 100 pcs, kacamata 100 pcs, masker respirator 100 pcs, sarung tangan karet 200 pcs, dan sarung tangan latex 10 dus.***

182

Leave a Reply