JELANG ‘NEW NORMAL’, PMI SEMPROT FASILITAS PUBLIK

JAWA TIMUR – Sejumlah kegiatan dilakukan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur merespons rencana pemberlakuan normal baru atau yang kini disebut masa “adaptasi kebiasaan baru” di beberapa wilayah. Penyemprotan tempat umum dan promosi kesehatan menjadi fokus PMI jelang pemberlakuan kebijakan tersebut.

Kepala Biro Humas PMI Propinsi Jawa Timur, Priska menjelaskan, sejumlah PMI wilayah telah diinstruksikan melakukan peyemprotan tempat-tempat yang mulai beroperasi di masa transisi ini. Tempat seperti pasar, lembaga pendidikan, baik formal maupun non formal disemprot bagian luar dan bagian dalamnya oleh relawan.

“Memang ada instruksi untuk menyemprot tempat publik yang akan atau mulai beroperasi, asalkan diizinkan oleh pemiliknya,” kata Priska, Kamis (18/6/2020).

Hingga saat ini, sedikitnya 110.560 tempat publik telah disterilisasi oleh PMI. Ratusan tempat umum itu diantaranya tempat ibadah, kantor, halte, taman pasar, sekolah, fasilitas umum, fasilitas kesehatan, hingga pemukiman warga.

Di Pamekasan, Kediri, Bojonegoro dan Banyuwangi, para relawan fokus menyemprot pondok pesantren dan tempat ibadah. Pasalnya, kedua tempat tersebut direncanakan mulai beraktivitas di masa transisi ini. Bahkan untuk tempat ibadah, sudah mulai dibuka untuk umum dengan tetap mengetatkan protokol kesehatan.

Humas PMI Banyuwangi, Ismiyati menambahkan, selain melakukan penyemprotan di fasilitas publik, PMI Banyuwangi juga rutin mengisi ulang tandon cuci tangan yang telah ditempatkan di sejumlah tempat umum.

Menjelang New Normal, PMI juga aktif mengerahkan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) menggalakkan promosi kesehatan. Pasalnya, protokol kesehatan mesti diketatkan pada masa new normal nanti, lantaran pembatasan aktivitas masyarakat dikurangi. Hal tersebut senada dengan pesan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla yang mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan rutinitas.

“Jangna lengah, tetap gunakan masker dengan benar, jaga jarak aman minimal 2 meter dan cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer usai beraktivitas,” katanya beberapa waktu lalu.***

57

Leave a Reply