PASTIKAN KESELAMATAN RELAWAN, PMI BERI PANDUAN LAYANAN

Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan protokol tugas bagi relawan di berbagai daerah menyusul perluasan positif Covid-19 di luar DKI Jakarta. Sejumlah video panduan tugas bagi relawan disebarkan agar resiko tertular dapat dihindari.

Kepala Sub Divisi Kesehatan Darurat PMI Istianasari mengungkapkan, sedikitnya ada enam video panduan yang telah dibuat. Ia mengatakan, panduan tersebut dibuat untuk memastikan personel PMI yang melakukan pelayanan dapat melakukan terbaik dan dapat terlindungi.

“Ada panduan pengunaan dan pelepasan APD (Alat Pelindung Diri) level satu dan dua, kebersihan tangan, dan panduan dekontaminasi ambulan. Kami juga akan buat video manajemen jenazah,” katanya.

Isti menambahkan, selain untuk relawan lapangan, panduan itu juga untuk staf markas. Ia menegaskan, panduan itu wajib diikuti relawan agar keselamatan diri sendiri dan orang lain terlindungi.

“Sebetulnya bukan hanya bagi petugas yang melakukan pelayanan, juga untuk pendukung termasuk kemarkasan, itu juga ada prosedurnya dalam melakukan pelayanan,” imbuh Isti.

Meski sejumlah relawan telah memiliki pengetahuan dasar pelayanan pasien terinfeksi virus, Isti mengatakan pengetahuan itu perlu disegarkan. Ia menerangkan, beberapa panduan yang dibuat tersebut secara rinci menejelaskan apa yang harus dan tidak boleh dilakukan relawan agar terlindungi.

“Enam langkah cuci tangan memang sudah kami edukasi, tapi itu perlu dikuatkan agar relawan terbiasa. Begitu juga dengan panduan lainnya,” terang Isti.

Selain memastikan kemanan relawan saat bertugas, PMI juga rutin memeriksa kesehatan relawan. Bagi relawan yang berhadapan langsung dengan pasien atau terduga Covid-19 khususnya, mereka rutin diperiksa setelah dan sebelum bertugas. Pun dalam menjaga daya tahan tubuh, PMI mengajurkan relawan menkonsumsi vitamin.

“Kami upayakan atau memastikan mereka istirahat cukup, itu yang pasti. Makannya dilakukan shift, tidak terus-menerus. Kami menganjurkan juga rekan-rekan di lapangan untuk mengkonsumsi vitamin dan menjaga pola makan,” tukasnya.

Terdata sampai awal Mei ini, kasus terkonfirmasi Covid-19 di DKI menurun sebesar 11 persen menjadi 39 persen. Sebelumnya, DKI mencatatkan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebesar 50 persen dari data nasional.

73

Leave a Reply