PEMDES REMPEK & SIBAT PMI KLU TANAM MANGROVE DI MUARA PANTAI LEMPENGE

LOMBOK UTARA/NTB – Pemerintah Desa Rempek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) PMI KLU dan Dinas Lingkungan Hidup setempat menggelar aksi menanam Mangrove di Muara Pantai Lempenge, Rabu (24/06/2020).

“Penanaman Mangrove di wilayah ini yang dilakukan Pemerintah Desa Rempek bersama Sibat PMI KLU dan Dinas Lingkungan Hidup baru pertamakali diadakan. Pihak Dinas Lingkungan Hidup yang mensuplai bibit Mangrovenya,” kata Wakil Kepala Markas PMI KLU, Sahabudy di sela-sela acara penanaman.

Dijelaskan, kegiatan penanaman mangrove didukung mendapat respon positif dari beberapa institusi/lembaga/komunitas diantaranya Polres KLU. “Tanaman bakau berfungsi utama sebagai pencegah abrasi dan erosi atau pengikisan tanah di kawasan pantai. Ekosistem mamgrove juga menjadi tempat hidup biota laut dan satwa-satwa di sekitarnya. Saat ini sudah banyak elemen masyarakat yang turut serta dalam kegiatan menanam mangrove. Tujuannya tak lain untuk memperbaiki lahan dan wilayah kawasan pesisir yang rusak agar hijau kembali.

Lebih lanjut, Sahabudy mengatakan, erosi pantai akan terus menggerus permukaan bumi sehingga mengancam kelestarian lingkungan hidup. Salah satu cara mencegah terjadinya erosi dan abrasi yaitu dengan menanam Mangrove yang diyakini mempunyai sistem akar sangat kuat, sehingga mampu meredam energi gelombang.

“Kawasan ekosistem mangrove juga merupakan tempat paling nyaman bagi beberapa jenis makhluk hidup dan organisme. Beberapa spesies seperti udang, ikan dan kepiting banyak berkembang di kawasan ini. Sebagaimana diketahui beberapa makhluk hidup tersebut cukup bermanfaat sumber nutrisi dan makanan yang penting untuk kesehatan. Artinya, bisa dijadikan sumber kehidupan dan penghasilan juga bagi masyarakat,” paparnya.

Yang terpenting lagi, tambah Sahabudy, tanaman Mangrove juga memiliki nilai guna sebagai salah satu penopang pemanasan dari perairan laut. Pemanfaatan ekosistem pesisir untuk karbon biru, sebagai bentuk upaya mengurangi emisi karbondioksida yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan.

“Pemanasan global menjadi ancaman yang sangat serius untuk alam dan manusia. Salah satu cara untuk mencegah atau mengurangi dampak pemanasan global adalah dengan mengembangkan kawasan ekosistem Mangrove,” pungkasnya.***

Foto-foto terkait berita :

 

67

Leave a Reply