PMI BERANGKATKAN BANTUAN 50 RIBU SARUNG UNTUK PENGUNGSI MYANMAR

Menindaklanjuti operasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) di Myanmar, PMI memberangkatkan barang bantuan berupa 50 Ribu sarung bagi para pengungsi korban konflik di Myanmar pada Jumat (12/10). Bantuan diberangkatkan via jalan darat dari Gudang Regional PMI di Serang Banten menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk selanjutnya dengan kapal laut menuju Singapura menuju Yangoon Myanmar. Di Yangoon, bantuan akan diterima oleh pihak Palang Merah Myanmar untuk dibawa ke Sitwee di Rakhine State.

Sarung sejumlah 50 ribu ini merupakan hasil dari donasi yang telah diberikan oleh Lembaga Taruna Merah Putih dan Harian Republika yang telah diterima oleh PMI beberapa waktu lalu melalui Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Total nilai bantuan sarung ini adalah sebesar 750 juta rupiah.

 

“Bantuan ini merupakan rangkaian dari apa yang telah PMI lakukan dalam operasi kemanusiaan ke Myanmar yang telah dimulai sejak Agustus lalu hingga saat ini. Sebelumnya, PMI telah mengirimkan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan pengungsi seperti hygiene kit dan selimut,” jelas Sekretaris Jendral PMI Budi A. Adiputro.

Pada Agustus lalu, PMI telah mengirimkan bantuan logistik berupa 500 paket Hygiene kit, 3.000 selimut dan 10.000 sarung. Selain bantuan logistik, pada akhir September PMI mengirimkan 14 personil gabungan tim medis dan watsan (Water and Sanitation) serta menyumbangkan 1 (satu) unit ambulans untuk menunjang operasional tim medis di Myanmar.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Aulia Arriani, Kepala Biro Humas  Markas Pusat PMI, Hp. 0816 795 379, Kontak Media, Anggun Permana Sidiq, Hp.0856 97777 313. Email: pmi@pmi.or.id

73

Leave a Reply