PMI CILACAP TERJUNKAN 5 PMI KECAMATAN DI CHECK POINT PERBATASAN

CILACAP/JATENG – Dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pada masa New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Gugus Tugas Copvid-19 Kabupaten Cilacap melakukan pemantauan di 5 pos check point kecamatan perbatasan, yakni Dayeuhluhur (berbatasan dengan Kota Banjarpatroman, Jawa Barat), Kedungreja (Bendungan Menganti), Patimuan (berbatasan dengan Kalipucang, Pangandaran), Sampang (perbatasan timur) dan Nusawungu (Pos Jetis, berbatasan dengan Kebumen). Personil yang terlibat terdiri dari unsur TNI/POLRI, BPBD, OPD, Dinkes/Puskesmas, Kecamatan, PMI Kecamatan dan unsur lainnya.

“PMI Kabupaten Cilacap menugaskan kepada 5 PMI Kecamatan yang masing-masing menerjunkan 2 orang relawan pada setiap harinya. Para relawan menggunakan hazmat/cover all dan alat sprayer disinfektan,” kata Kepala Markas PMI Kabupaten Cilacap, Wasis, S.Sos, MM.

Dijelaskan, operasi dilakukan secara bergiliran setiap harinya selama kurang lebih sebulan dengan masing-masing check point 6 kali mulai Senin (22/06/2020) hingga Jumat (31/07/2020). Waktu pelaksanaannya berselang-seling, pagi hari mulai jam 09.00 – 12.00 WIB dan siang sampai sore hari, jam14.00 – 17.00 WIB.

“Sasaran ditujukan kepada pada pengguna jalan, pengendara motor, mobil, truk, bis, dan lain-lain. Terutama yang berasal dari luar kota. Mereka akan dicek oleh tim kesehatan, suhu tubuh, cuci tangan dan penyemprotan disinfektan pada kendaraan serta barang bawaan/bagasi penumpang oleh tim spraying disinfektan PMI Kecamatan setempat,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Wasis, petugas akan melakukan pengambilan contoh/sampel secara acak bagi para pengguna jalan, yang selanjutnya akan dilakukan pengecekan kesehatan lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.

“PMI Kabupaten Cilacap telah melaksanakan briefing dan latihan kepada para calon petugas posko pemantauan perbatasan pintu masuk, sehingga mereka siap untuk melaksanakan tugas tersebut,” pungkasnya.***

73

Leave a Reply