PMI CILEGON BERI PENDAMPINGAN SITI AISAH DIRAWAT DI FASYANKES

CILEGON/BANTEN – PMI Kota Cilegon pada Rabu (10/06/2020) melakukan pendampingan terhadap Siti Aisah, warga Lingkungan Wilulang, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon yang didiagnosa menderita penyakit lambung dan selama 2 bulan tidak bisa berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) karena terbentur masalah ekonomi keluarga.
Berdasarkan informasi dari anggota Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Kelurahan Lebakgede, Hamdanah yang juga kader kelurahan, Kepala Markas PMI Cilegon, Nurwarta Wiguna didampingi Staf Pelayanan Sosial (Yansos) Nurlelasari, Staf Bidang Kehumasan, Fahrullah dan Anggota Korps Sukarela (KSR), Maulidina Sarwenda Putri, sekira jam 20.00 WIB, tim menuju ke rumah pasien. Di Kecamatan Pulomerak kemudian bergabung Pengurus PMI kecamatan, H. Edi Jamhari dan Deyen.
“Setelah mendapatkan izin dari Ketua dan Wakil Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan PMI Kota Cilegon, kami menuju lokasi. Sesampainya di Lingkungan Wilulang, kami diterima Ketua RT.04/RW.09 yang juga masih ada hubungan keluarga dengan pasien. Ketua RT kemudian menceritakan ihwal penyakit yang diderita Siti Aisah,” kata Nurwarta.
Setelah mendengar penjelasan tersebut, tim kemudian mengunjungi pasien yang terbaring di ruang tengah, dengan kondisi badan kurus kerontang dan sangat lemas. “Usai melihat kondisi pasien, kami memberikan bantuan dalam bentuk makananan dan uang tunai hasil penggalangan staf dan relawan sxecara spontan. Pasien memang selama sakit tidak dirawat secara intensif di fasyankes karena terkendala ekonomi dan tidak memiliki kartu BPJS,” ungkapnya.
Kamis (11/06/2020) sekira jam 09.00 WIB, Kepala Puskesmas Pulomerak bersama tim medis mengunjungi rumah pasien dan melakukan pengecekan atas kondisi penyakit ibu beranak dua, Alisa Rehana (5 tahun) dan M. Ali (8 bulan) hasil perkawinannnya dengan Tatang Sutisna. Siti Aisah sendiri statusnya yatim piatu dan selama ini tinggal di rumah bibinya. Usai melakukan pemeriksaan kesehatan Siti, tim medis kembali ke Puskesmas Pulomerak. Namun selang beberapa jam kemudian, tim kembali lagi ke rumah pasien dengan membawa kendaraan ambulans. “Sesuai intruksi dari Kepala Puskesmas, kami diminta membawa pasien ke puskesmas untuk dilakukan pengecekan dan perawatan lebih lanjut,” kata salah seorang tim media Puskesmas Pulomerak.
Proses evakuasi pasien dari rumah ke mobil ambulans dibantu oleh anggota Tim Sibat lebakgede (Hamdanah, Indayani, Nurohim) dan Kepala Markas PMI Cilegon.

Mulai Bisa Bicara
Sejak Rabu siang hingga berita ini diturunkan, Siti Aisah masih dirawat di Puskesmas dan kondisinya saat ini mulai membaik. Bahkan, ia saat ini sudah bisa bicara.
“Sejak sakit, hingga hari pertama di puskesmas, istri saya tidak bisa bicara. Tapi hari ini, ia sudah bisa bicara sedikit-sedikit. Kami sangat berterima kasih, khususnya kepada PMI Kota Cilegon yang telah sangat peduli akan kondisi istri serta keluarga saya,” kata Tatang.
Sementara itu, Staf Bidang Pelayanan Sosial PMI Cilegon, Nurlelasari menyatakan PMI Cilegon bersama dengan anggota Tim Sibat Lebakgede akan melakukan pendampingan terhadap Siti Aisah hingga ia sembuh. “Alhamdulilah, saat itu juga, anggota Tim Sibat Lebakgede memfasilitasi pasien terdaftar di Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) untuk membantu meringankan beban ekonominya saat dirawat ke Rumah Sakit rujukan nantinya,” katanya.***

31

Leave a Reply