PMI CILEGON SOSIALISASIKAN PENERAPAN NEW NORMAL MELALUI KALENDER

CILEGON/BANTEN – Meski penerapan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sudah hampir berjalan selama tiga minggu, khususnya di wilayah Kota Cilegon, namun ditenggarai masih banyak kalangan masyarakat, khususnya kaum remaja yang belum menerapkan protokol Covid-19, diantaranya menggunakan masker, jaga jarak, sering mencuci tangan menggunakan sabun/hand sanitizer, baik saat di rumah maupun bepergian.

Demikian dikatakan Ketua PMI Kota Cilegon, H. Abdul Hakim Lubis saat menyerahkan secara simbolis media Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) penerapan New Normal atau AKB kepada perwakilan Pengurus Forum Komunikasi Palang Merah Remaja Indonesia (Forpis) dan Pengurus Korps Sukarela (KSR) di Markas PMI Kota Cilegon, Rabu (24/06/2020).

“Melalui media KIE kalender bergambar informasi tentang apa saja yang harus dipersiapkan atau dibawa oleh masyarakat ketika bepergian untuk tetap menjaga agar tidak terkena Covid-19 pada masa penerapan New Normal ini,” kata Lubis.

Dijelaskan, kalender New Normal yang dicetak awal sebanyak 500 eksemplar disebarkan kepada anggota KSR, Pengurus Forpis, Pengurus Unit PMR, Anggota Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) untuk dijadikan media sosialisasi sekaligus edukasi bagi masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka. “Kalender New Normal ini juga akan dibagikan kepada masyarakat umum saat melakukan penyemprotan disinfektan. Memang cetakannya terbatas, namun kami terus melakukan upaya seoptimal mungkin untuk mencegah penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Komandan KSR, Iin Inayah menyatakan, penyebaran kalender bisa dikatakan sangat efektif untuk menyosialisasikan era New Normal atau AKB, khususnya kepada kaum remaja. “Kalau dikasih kalender, mudah-mudahan dipasang di rumah, sehingga yang mendapatkan kalender ini bisa terus diingatkan untuk mempersiapkan protokol kesehatan ketika akan bepergian,” ucap Iin.***

49

Leave a Reply