RIBUAN RUMAH TERENDAM BANJIR DI TEBIDAH SINTANG KALBAR

KAB.SINTANG/KALBAR – Sekira 2000 rumah di Kecamatan Serawai dan Tayan Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Sabtu (11/07/2020). Akibat banjir yang mencapai ketinggian 2-3 meter tersebut, ratusan Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi.

“Di Kecamatan Tayan Hulu, Desa Empakan, rumah terendam 225, mengungsi sekira 245 ke hutan tempat yang lebih tinggi. Desa Tebidah, rumah terendam 252 dan yang mengungsi sebanyak 6 KK, menempati sekolah dan Desa Landau Bara yang terendam sebanyak 302 rumah. Sedangkan di Desa Entegong sekitar 51 unit rumah,” tutur Kepala Markas PMI Kalbar, Ade M. Suhardi didampingi Staf Pelayanan, Lidia Nurvitha.

Dijelaskan Kepala Markas, sejak pukul 10.00 WIB, ketinggian air pasang bertambah 1 sampai dengan 3 meter. “Saat ini PMI Kalbar sudah melakukan respon bencana banjir bandang di beberapa lokasi dan telah berkoordinasi dengan Markas Pusat PMI Jakarta untuk mendukung operasi Tanggap Darurat,” katanya.

Salah satunya, tambah Ade, yang dilakukan oleh PMI Kabupaten Sanggau dengan mengirim bantuan logistik berupa makanan dan minuman siap saji. “Mereka juga menyalurkan bantuan cairan disinfektan ke lokasi banjir,” tandasnya.

Kepala Desa Empakan, Irwan menyatakan ratusan warganya terpaksa mengungsi sementara di kebun karet lantaran rumahnya terendam banjir. “Ada 225 rumah yang terendam banjir. Sebagian warga mengungsi sementara di rumah kerabat yang memiliki rumah lantai dua. Sebagian lagi mengungsi di kebun karet,” katanya.

Dijelaskan, selain merendam rumah warga, fasilitas publik seperti sekolah, kantor desa, balai desa, tempat ibadah juga turut terendam. “Kantor desa tersisa atapnya yang masih kelihatan,” tambah Irwan.***

176

Leave a Reply