SAMBANGI PESANTREN, PMI BANYUWANGI SOSIALISASIKAN AKB

Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi gencarkan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) jelang normal baru. Sosialiasi secara langsung dilakukan agar pesan imbauan kesehatan itu tersampaikan, termasuk di enam pondok pesantren di Kecamatan Purwoharjo. Meski Kabupaten Banyuwangi berstatus zona kuning penyebaran Covid-19, tidak mengendurkan aksi PMI Kabupaten Banyuwangi dalam melakukan promosi kesehatan. Justru di masa peralihan atau transisi, sosialisasi dinilai perlu dimasifkan.

Staf Humas PMI Banyuwangi Ismiyati mengungkapkan, PMI Banyuwangi telah menyiapkan 3.500 lembar media promosi AKB yang akan disebarkan.

“Ketika pelonggaran mulai berlaku, kita tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak ideal, rajin mencuci tangan dengan sabun, olahraga teratur, dan jaga asupan gizi,” kata Ismiyati.pmi

Sasaran pertama sosialisasi ini adalah pondok pesantren. Sejumlah sukarelawan PMI memberikan imbauan kesehatan kepada sejumlah santri dan pengurus pondok pesantren agar tetap menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas. Di samping itu, PMI Banyuwangi juga menyalurkan 200 paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menunjang aktivitas warga pondok.

“Ada masker kain, biskuit, dan perlengkapan penunjang PHBS lainnya. Total masker kain yang dibagikan di pesantren itu sebanyak 600 buah,” terangnya.

Ismiyati melanjutkan, PMI Banyuwangi telah memproduksi 20.000 buah masker kain untuk dibagikan. Masker kain yang dibuat relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) ini dibagikan bersamaan dengan sosialisasi ke berbagai kelompok masyarakat.

“Barang-barang tersebut dikemas dalam paket PHBS yang akan disalurkan ke pondok pesantren, panti asuhan, panti jompo atau lansia dan masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi,” tukasnya.

Hingga Kamis 9 Juli, tercatat sebanya 7.407 paket telah disalurkan PMI Banyuwangi ke masyarakat. PMI Banyuwangi juga telah menyemprot ke 1.049 lokasi di Kabupaten Banyuwangi. Ismiyati menaksir, penerima manfaat layanan ini mencapai 275.717.

164

Leave a Reply