SISIR KERAMAIAN, PMI BANJARNEGARA SOSIALISASIKAN 3M

Disiplin adalah kunci keberhasilan menekan perluasan pandemi covid-19. Pernyataan itu berulang kali disampaikan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla. Oleh relawan di lapangan, pernyataan ini dipertegas. Relawan PMI di berbagai wilayah terus memasyarakatkan kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, serta menjaga jarak (3M).

Di Banjarnegara, kampanye disiplin protokol kesehatan dilakukan di kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Menurut salah satu relawan PMI Banjarnegara Rujiman, disiplin 3M merupakan bentuk solidaritas untuk kemanusiaan, alasannya, orang yang disiplin 3M berarti disiplin menjaga diri, orang lain, dan lingkungan dari penularan covid-19.

“Kami tidak akan bosan mengingatkan masyarakat agar taat protokol kesehatan,” kata Rujiman.

Rujiman menambahkan, solidaritas untuk kemanusiaan yang menjadi tema hari jadi PMI ke-75 dipraktikkan secara berbeda-beda oleh relawan dan masyarakat. Bagi relawan, kata Rujiman, solidaritas untuk kemanusiaan berarti komitmen untuk terus melayani masyarakat sekali pun di tengah kesulitan. Karenanya, kata Rujiman, puluhan relawan PMI Banjarnegara ditugaskan mengedukasi masyarakat di HBKB Banjarnegara tersebut.

“Beberapa kegiatan yang dilaksanakan seperti Kampanye cuci tangan, menggunakan Masker yang benar serta pembagian brosur PHBS dan masker kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak lengah dan selalu waspada bahwa covid-19 masih ada di tengah kita,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua PMI Banjarnegara (Demisioner) Setiawan berpesan agar Relawan PMI selalu bersiaga dan bersemangat dalam mengemban misi kemanusiaan, membantu sesama dan mengatasi masalah sosial kemanusiaan.
“Tetap bergerak dengan profesional, jangan lelah dalam berjuang untuk karya kemanusiaan dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan,” tukasnya.

133

Leave a Reply