SUDAHKAH ANDA MEMAKAI MASKER DENGAN BENAR?

Masker adalah salah satu hal penting dalam perang melawan COVID-19. Ia merupakan satu dari 3 ‘penjaga’ utama agar kita terhindar dari penularan, khususnya bagi mereka yang harus keluar rumah karena tuntutan pekerjaan.

Orang-orang yang terinfeksi tanpa gejala bisa saja menularkan virus corona ke orang lain tanpa mereka sadari. Ini adalah salah satu alasan kenapa semua orang, termasuk mereka yang sehat, wajib memakai masker.

Jika semua orang memakai masker, itu artinya kita semua saling melindungi. Tapi sudahkah Anda memakai masker dengan benar? Yuk cek ulasan berikut.

Masker bedah untuk petugas medis dan masker kain untuk masyarakat

Ada dua jenis masker yang tidak dianjurkan untuk digunakan masyarakat biasa yakni masker N95 dan masker bedah. Kedua masker ini hanya bisa dipakai satu kali, karena keterbatasan stok maka kedua masker ini diutamakan untuk para petugas medis yang berinteraksi langsung dengan pasien.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) dan pemerintah Indonesia menyarankan masyarakat untuk menggunakan masker kain.

Masker kain dimaksudkan untuk menghambat keluarnya percikan liur (droplet) yang mengandung virus saat orang dengan COVID-19 bicara, batuk, atau bersin. Karena orang yang sehat bisa saja sudah terinfeksi virus corona tanpa sadar, maka semua orang wajib mencegah droplet mengenai orang lain.

Masker kain bisa menahan keluarnya virus sebanyak 69-71% dari percikan droplet selama penggunaannya tepat.

Kriteria masker kain untuk mencegah penularan COVID-19

Tim satgas percepatan penanganan COVID-19 menetapkan tiga syarat masker kain, yakni:

  1. Mempunyai kemampuan filtrasi yang baik (setidaknya mendekati masker bedah). Misalnya, berbahan katun dengan tiga lapis kain.
  2. Ketebalan dan keketatan masker tidak mengganggu pernapasan. Bagi masyarakat, masker yang baik adalah yang nyaman digunakan secara konsisten dalam waktu relatif lama.
  3. Masker harus bisa menutupi bagian hidung, mulut, dan dagu.

Masker kain bisa Anda beli dengan harga terjangkau atau buat sendiri dari kain yang bertenun rapat, bukan kain dengan tenun jaring-jaring.

Cara memakai dan melepas masker kain dengan benar

Satgas COVID-19 merekomendasikan agar setiap orang memakai masker kain ketika berada di sekitar orang lain yang tidak tinggal serumah dan ketika berada di tempat umum.

Berikut adalah beberapa petunjuk untuk memakai dan melepas masker kain:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau dengan penyanitasi tangan sebelum memakai masker.
  2. Kenakan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu.
  3. Jangan sentuh bagian depan masker.
  4. Jika tidak sengaja menyentuh bagian depan masker segera cuci tangan.
  5. Ganti masker jika basah atau kotor. Kenakan kembali masker yang bersih, jadi pastikan membawa masker cadangan. Masukkan masker kotor ke dalam kantung tertutup dan segera cuci sesampainya di rumah.
  6. Lepaskan masker dengan menyentuh bagian tali. Jangan menyentuh bagian depan masker ataupun menyentuh wajah.
  7. Cuci tangan setelah melepas masker.
  8. Cuci masker Anda secara teratur dengan sabun dan air.

Penggunaan masker tetap harus dibarengi dengan menjaga jarak sosial dan rajin mencuci tangan. Sebagai catatan, penting untuk diingat untuk tidak memakaikan masker pada anak di bawah usia 2 tahun dan pada orang yang sedang mengalami gangguan pernapasan (sesak).

Bagi sebagian orang, menggunakan masker mungkin terasa tidak nyaman. Tapi cobalah untuk membiasakan diri sebab kita butuh gerakan bersama melawan pandemi COVID-19 di Indonesia. (Ulfa/Hellosehat)

541

Leave a Reply