TEKAN PENULARAN, PMI GALAKKAN PARTISIPASI MASYARAKAT

Hingga saat ini, sedikitnya 538.438 liter cairan disinfektan telah disemprotkan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) ke tempat-tempat publik selama pandemi Covid-19. Cairan pembasmi virus itu juga dibagikan agar masyarakat secara mandiri dapat melakukan disinfeksi mandiri lingkungannya. Pelibatan masyarakat secara mandiri dinilai penting untuk menekan penularan covid-19.

Sekretaris Jenderal PMI Sudirman Said mengatakan, masa pandemi yang berkepanjangan menuntut keterlibatan semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tenaga kesehatan, atau PMI, masyarakat juga, katanya, mesti secara mandiri melakukan pencegahan. Selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, sambungnya, upaya mendorong pelibatan masyarakat ini akan terus digalakkan PMI.
“Seluruh elemen harus bahu membahu mengurangi risiko penularan yang lebih parah”, katanya dilansir dari beritalima.com, beberapa waktu lalu.

Masyarakat, lanjut Sudirman, harus diajak meningkatkan kewaspadaan dalam krisis kesehatan global ini. Apalagi, tren penularan Covid-19 secara nasional belum menunjukkan penurunan.

“Dalam manajemen krisis, kita harus berani membayangkan skenario terburuk agar kesiapan menghadapi krisis lebih maksimal,” lanjutnya.

PMI di berbagai wilayah tengah menggalakkan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru (AKB) kepada masyarakat. Hingga Sabtu (11/7/2020), pelayanan promosi kesehatan PMI ini ditaksir telah sampai ke 5 juta jiwa lebih. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga diri dan lingkungannya dari Covid-19.
Selain rutin melaksanakan promosi kesehatan, PMI juga telah membagikan 955.115 paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di berbagai wilayah. Paket tersebut berisi masker kain, sabun, dan penyanitasi tangan.

PMI juga menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada ribuan relawan dan petugas medis yang bertugas dalam penanggulangan pandemi ini. Sedikitnya 2,7 juta masker medis, 21.737 baju hazmat dan ribuan APD lainnya telah tersalurkan.
Donasi yang telah terhimpun hingga Sabtu (11/7/2020) sebesar Rp 66.406.779.761.71 digunakan PMI dalam penanganan Covid-19. PMI bekerja sama dengan berbagai pihak dalam operasi kemanusiaan tersebut.

“PMI juga berkoordinasi erat dengan komunitas gerakan palang merah dan bulan sabit merah di seluruh dunia untuk saling tukar informasi dan pengalaman dalam mengatasi wabah covid-19 Ini,” tukasnya.

91

Leave a Reply