LATIHAN GABUNGAN TANGGAP DARURAT BENCANA BAGI RELAWAN PMI

 

TARAKAN KALTARA, Ketua  PMI Kota Tarakan H.A.Hamid Amren, S.E membuka Kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan yang di kemas dalam bentuk Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana bagi Relawan PMI Kota Tarakan dengan mengusung Tema “Bersama kita Tangguh” yang dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Sukarelawan dan PSD, Muhammad, S.Kom., M.Kom.,  dan Kepala Markas Eva Marwah Lestari, S.Pd., bertempat di Ruang Hendry Dunant PMI Kota Tarakan. Sabtu (08/02/2024).

Sesuai dengan pola Pembinaan dan arah Pengembangan Relawan PMI yang akan berfungsi sebagai “Tulang Punggung” Organisasi dan unit terdepan dalam kegiatan pelayanan PMI maka diperlukan Penguatan Kapasitas Relawan, yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan Palang Merah Indonesia saat ini dan khususnya di Kota Tarakan Kalimantan Utara.

A.Hamid Amren, Penguatan Kapasitas Relawan melalui Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana bagi Relawan merupakan proses pembekalan Pengetahuan, Keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas – tugas Kepalangmerahan sesuai dengan Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana mempunyai 3 (tiga) tujuan; pertama untuk mengembangkan misi organisasi, kedua, memenuhi kebutuhan pembelajaran terhadap suatu program atau pelayanan, ketiga, memenuhi kebutuhan Pembelajaran Relawan

Palang Merah Indonesia harus “Meyakinkan bahwa relawannya, telah dilatih dengan baik dan ditingkatkan kapasitasnya untuk dapat dimobilisasi saat respon tanggap darurat, juga harus dipastikan bahwa peran dan tanggung jawab relawan dalam bencana telah diuraikan dengan jelas serta sudah memiliki sertifikasi dan kualifikasi oleh lembaga sertifikasi Nasional”.ujarnya

Saat dilapangan pada masa darurat selain menugaskan relawan, PMI juga menugaskan Sumber daya manusia lainnya dari unsur Pengurus dan Staf yang kita kenal dengan personil PMI. Dalam mengelolah personel PMI yang ditugaskan dimasa darurat dan untuk meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada kelompok-kelompok rentan, di perlukan Penguatan Kapasitas relawan untuk menyamakan persepsi untuk menjawab tantangan yang cukup kompleks dalam mengatur dan memastikan semua proses berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan terutama dalam menghadapi tanggap darurat bencana.

BERITA TERPOPULER

LATIHAN GABUNGAN TANGGAP DARURAT BENCANA BAGI RELAWAN PMI

 

TARAKAN KALTARA, Ketua  PMI Kota Tarakan H.A.Hamid Amren, S.E membuka Kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan yang di kemas dalam bentuk Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana bagi Relawan PMI Kota Tarakan dengan mengusung Tema “Bersama kita Tangguh” yang dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Sukarelawan dan PSD, Muhammad, S.Kom., M.Kom.,  dan Kepala Markas Eva Marwah Lestari, S.Pd., bertempat di Ruang Hendry Dunant PMI Kota Tarakan. Sabtu (08/02/2024).

Sesuai dengan pola Pembinaan dan arah Pengembangan Relawan PMI yang akan berfungsi sebagai “Tulang Punggung” Organisasi dan unit terdepan dalam kegiatan pelayanan PMI maka diperlukan Penguatan Kapasitas Relawan, yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan Palang Merah Indonesia saat ini dan khususnya di Kota Tarakan Kalimantan Utara.

A.Hamid Amren, Penguatan Kapasitas Relawan melalui Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana bagi Relawan merupakan proses pembekalan Pengetahuan, Keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas – tugas Kepalangmerahan sesuai dengan Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

Latihan Gabungan Tanggap Darurat Bencana mempunyai 3 (tiga) tujuan; pertama untuk mengembangkan misi organisasi, kedua, memenuhi kebutuhan pembelajaran terhadap suatu program atau pelayanan, ketiga, memenuhi kebutuhan Pembelajaran Relawan

Palang Merah Indonesia harus “Meyakinkan bahwa relawannya, telah dilatih dengan baik dan ditingkatkan kapasitasnya untuk dapat dimobilisasi saat respon tanggap darurat, juga harus dipastikan bahwa peran dan tanggung jawab relawan dalam bencana telah diuraikan dengan jelas serta sudah memiliki sertifikasi dan kualifikasi oleh lembaga sertifikasi Nasional”.ujarnya

Saat dilapangan pada masa darurat selain menugaskan relawan, PMI juga menugaskan Sumber daya manusia lainnya dari unsur Pengurus dan Staf yang kita kenal dengan personil PMI. Dalam mengelolah personel PMI yang ditugaskan dimasa darurat dan untuk meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada kelompok-kelompok rentan, di perlukan Penguatan Kapasitas relawan untuk menyamakan persepsi untuk menjawab tantangan yang cukup kompleks dalam mengatur dan memastikan semua proses berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan terutama dalam menghadapi tanggap darurat bencana.